A.HIMPUNAN
1.Pengertian Himpunan
Perhatikan lingkungan sekitar kalian. Pasti dengan mudahkalian
dapat menemukan kumpulan atau kelompok berikut ini.
a.Kumpulan hewan berkaki dua.
b.Kumpulan warna lampu lalu
lintas.
c.Kelompok tanaman hias.
Kumpulan hewan berkaki dua antara lain ayam, itik, danburung.
Kumpulan hewan berkaki dua adalah suatu himpunan,karena setiap disebut hewan
berkaki dua, maka hewan tersebutpasti termasuk dalam kumpulan tersebut.Kumpulan warna lampu lalu lintas adalah merah,
kuning, danhijau. Kumpulan warna lampu lalu lintas adalah suatu
himpunan,karena dengan jelas dapat ditentukan anggotanya.
Himpunan adalah kumpulan benda atau objek yang dapatdi definisikan dengan jelas, sehingga dengan tepat
dapat diketahui objek yang termasuk
himpunan dan yang tidak termasuk dalamhimpunan tersebut.Sekarang, perhatikan kumpulan berikut ini.
a.Kumpulan lukisan indah.
b.Kumpulan wanita cantik di Indonesia.
Kumpulan lukisan indah tidak dapat disebut
himpunan, karenalukisan indah menurut seseorang belum
tentu indah menurut oranglain. Dengan kata lain, kumpulan lukisan
indah tidak dapatdidefinisikan dengan jelas.Demikian halnya dengan kumpulan wanita cantik di Indone-sia. Wanita
cantik menurut seseorang belum tentu cantik menurutorang lain. Jadi, kumpulan wanita
cantik bukan termasuk himpunan.
2.Notasi dan
Anggota Himpunan
Suatu himpunan
biasanya diberi nama atau dilambangkandengan huruf besar (kapital) A, B, C,
..., Z. Adapun benda atauobjek yang termasuk dalam himpunan tersebut ditulis
denganmenggunakan pasangan kurung kurawal {...}.
3.Menyatakan Suatu
Himpunan
Suatu himpunan dapat
dinyatakan dengan tiga cara sebagai berikut.
a.Dengan kata-kata.
Dengan
cara menyebutkan semua syarat/sifat keanggotaannya.
Contoh
:P adalah himpunan
bilangan prima antara 10 dan 40,ditulis P = {bilangan prima antara 10 dan
40}.
b.Dengan notasi pembentuk himpunan.
Sama seperti
menyatakan himpunan dengan kata-kata, pada cara
ini disebutkan semua syarat/sifat keanggotannya. Namun, anggota himpunan
dinyatakan dengan suatu peubah. Peubahyang biasa digunakan adalah xatau y.
Contoh
:P
: {bilangan prima antara 10 dan 40}.Dengan notasi pembentuk himpunan, ditulisP = {10 <
x< 40, x E bilangan prima}.
c.Dengan
mendaftar anggota-anggotanya.
Dengan
cara menyebutkan anggota-anggotanya, menulis-kannya dengan menggunakan kurung kurawal, dan
anggota-anggotanya dipisahkan dengan
tanda koma.
Contoh: P = {11, 13, 17, 19,
23, 29, 31, 37}
A= {1,2,3,4,5}
4.Himpunan
Berhingga dan Himpunan Tak Berhingga
Pada
bagian depan telah kalian ketahui bahwa banyaknyaanggota himpunan A dinyatakan dengann(A).Jika suatu
himpunan dinyatakan dengan mendaftar anggota-anggotanya maka kalian dapat
menentukan banyaknya anggotahimpunan
tersebut. Jika A adalah himpunan bilangan prima kurangdari 13 maka A =
{2, 3, 5, 7, 11} dengann(A) = 5. Himpunan A disebut
Himpunan
berhingga, artinya banyaknya anggota A berhingga.Jika B = {bilangan asli yang habis dibagi 2}
maka B = {2, 4,6, ...}, dengann(B) = tidak berhingga. Himpunan B disebuthimpunantak berhingga, karena
banyaknya anggota B tak berhingga.
Himpunan yang memiliki banyak anggota berhingga disebuthimpunan berhingga. Himpunan yang memiliki banyak anggotatak berhingga disebut
himpunan tak berhingga.
B.HIMPUNAN KOSONG DAN
HIMPUNANSEMESTA.
1.Himpunan
Kosong dan Himpunan Nol.
Di
bagian depan kalian telah mempelajari mengenai banyaknya anggota suatu himpunan dan notasinya.
Apakah setiaphimpunan pasti mempunyai
anggota?Jika P adalah himpunan persegi yang mempunyai tiga buahsisi
maka anggota P tidak ada atau kosong. Himpunan P disebuthimpunan
kosong
(tidak mempunyai
anggota), karena jumlah sisi persegi adalah empat.Himpunan kosong adalah himpunan
yang tidak mempunyaianggota, dan dinotasikan dengan { } atau
o.Jika R = { x| x< 1, xEC} maka R = {0} atau n(R) = 1.Himpunan R disebut himpunan
nol. Anggota himpunan R adalah0. Jadi, himpunan R bukan merupakan
himpunan kosong.
Himpunan
nol adalah himpunan yang hanya mempunyai 1anggota, yaitu nol (0). N
adalah himpunan nama-nama bulan dalam setahunyang diawali dengan huruf C.
Nyatakan N dalam no-tasi himpunan.
2.Himpunan Semesta.
Gambar tersebut
menunjukkan kelompok buah-buahan yangterdiri atas pisang, jeruk, apel, dan anggur .
Jika
P = {pisang, jeruk, apel, anggur} maka semesta pembicaraan dari himpunan P adalah
himpunan S = {buah-buahan}.Dengan
kata lain, S adalah himpunan semesta dari P. Himpunan Smemuat semua anggota himpunan P.
Himpunan semesta atau semesta pembicaraan adalah himpunanyang
memuat semua anggota atau objek himpunan yang dibica-rakan. Himpunan semesta
(semesta pembicaraan) biasanya dilambangkan dengan S
D.HUBUNGAN ANTARHIMPUNAN.
Setelah kalian
mempelajari mengenai himpunan dan caramenyatakannya, pada bagian ini kalian akan
mempelajari hubunganantarhimpunan.DiketahuiA= {burung, ayam, bebek} danB= {kucing, anjing, ikan}.Perhatikan bahwa tidak ada satupun anggota himpunan Ayang
menjadi anggota himpunan B. Demikian
pula sebaliknya, tidak ada satu pun anggota himpunan B yang menjadi
anggota himpunanA. Dalam hal ini dikatakan bahwa tidak ada anggota persekutuanantara
himpunan A dan B. Hubungan antara himpunan A dan Bseperti ini disebut himpunan saling
lepasaatau saling asing
.Dua himpunan yang
tidak kosong dikatakan saling lepas atausaling asing jika kedua himpunan
tersebut tidak mempunyaianggota persekutuan.Selanjutnya,
perhatikan
kedua himpunan berikut.
K:{1,2,3,4,5}
L:{1,2,3,5,7}
Perhatikan bahwa terdapat anggota himpunan K
yang juga menjadi anggota himpunan L, yaitu {2, 3, 5}. Da lam hal ini
dikatakan bahwa {2, 3, 5} adalah anggota persekutuan dari himpunan
K danL. Perhatikan juga bahwa terdapat
anggota himpunan K yang tidak menjadi anggota himpunan L, demikian pula
sebaliknya. Keadaandua himpunan seperti ini disebut
himpunan tidak saling
lepas
(berpotongan).Dua himpunan A dan B dikatakan tidak saling lepas (berpotongan) jika A dan B mempunyai anggota persekutuan,
tetapi masih adaanggota A yang bukan anggota B dan ada anggota B yang bukananggota
A.Sekarang, perhatikan himpunan A = {t ,i,k ,a} dan himpunanB = {a,t ,i,k }.Ternyata, setiap anggota A termuat dalam B,
demikian jugasebaliknya. Dalam hal
ini, himpunan A dan B disebut
dua
himpunan sama, ditulis A = B.Dua himpunan
dikatakan sama, apabila kedua himpunan mempu-nyai anggota yang tepat
sama.Jika banyaknya anggota himpunan P = banyaknya anggotahimpunan Q, atau
n(P) =n(Q) maka P dan Q dikatakanekuivalen.Dua himpunan A
dan B dikatakan ekuivalen jika n(A) = n(B).
E.OPERASI
HIMPUNAN1.Irisan Dua Himpunan
a.Pengertian
irisan dua himpunan
Cobalah kalian ingat
kembali tentang anggota persekutuandari dua himpunan.Misalkan
A
= {1, 3, 5, 7 , 9}
B = {2, 3, 5, 7 }
Anggota
hipunan A dan B adalah anggota himpunan A dansekaligus menjadi anggota
himpunan B = {3, 5, 7}.Anggota
himpunan A yang sekaligus menjadi anggotahimpunan B disebut
anggota persekutuan
dari
A dan B.Selanjutnya,
anggota persekutuan dua himpunan disebut irisandua himpunan, dinotasikan dengan
n(ndibaca:
irisan atau interseksi,AnB={3,5,7}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar